Minggu, 22 September 2013

Kisah Nyata 10 Manusia Vampir

Cerita-cerita tentang Iblis dan Vampir sastra diisi dengan cerita-cerita sensual, monster penghisap darah, yang banyak meneror sebuah kota kecil dan desa. Tapi, apakah Anda tahu bahwa sejarah faktual berkaitan denga "vampir" juga ada?

Ok, mungkin mereka tidak berubah menjadi kelelawar atau serigala, tetapi mereka punya kemiripan iblis fiktif kita yang haus darah ini. Daftar ini adalah kompilasi dari sepuluh manusia "vampir" yang juga pembunuh berantai


10. Fritz Haarmann


Juga dikenal sebagai Vampir dari Hanover atau The daging of Hanover, pembunuh berantai ini diyakini bertanggung jawab atas sedikitnya 27 pembunuhan, dan dihukum atas 24 pembunuhan.

Meskipun pidananya dimulai pada tahun 1898 (untuk menganiaya anak-anak) dan kemudian penyerangan, pencurian, pembunuhan pertamanya tidak diketahui sampai September tahun 1918.

Dari September tahun 1898 sampai Juni tahun 1924, ia mulai melakukan pemerkosaan, pembunuhan dan korbannya sedikitnya 27 pemuda (mulai dari usia 10-22).

Dia membunuh banyak dari korban-korbannya dengan menggigit tenggorokan mereka. Dia menjual barang-barang pribadi yang diperoleh dari korban, dan dilaporkan menjual daging mereka di pasar gelap, meskipun ini mungkin hanya rumor.

Haarmann dianggap salah satu pembunuh Jerman paling produktif, baik untuk jumlah korban dan sifat yang sangat mengerikan dari kejahatannya.

Dia didakwa dengan 27 pembunuhan, divonis atas 24 pembunuhan dan dipenggal dengan pisau guletin, pada 15 April 1925.  Kata-kata terakhirnya adalah, "Aku bertobat, tapi aku tidak takut mati."

Kepalanya diawetkan dalam botol oleh para ilmuwan sehingga mereka bisa mempelajari otaknya, dan sekarang berada di sekolah medis Gottingen.



9. Tsutomu Miyazaki


Dikenal sebagai pembunuh gadis kecil, The Killer Otaku dan Dracula, pembunuh berantai Jepang ini membunuh dan memutilasi empat gadis kecil. pembunuhannya sejak 1988-1989 di Tokyo Prefektur Saitama. Korban termudanya berusia empat tahun, yang tertua berusia tujuh tahun.

Dia menganiaya mayat mereka dan minum darah korban, juga makan tangannya. Dia meneror keluarga keempat korban, mengirimkan mereka surat dan kartu pos di mana ia menggambarkan kejahatan keji, dan kemungkinan juga meneror melalui telepon mereka.

Dia tidak pernah bertobat atas kejahatannya, dijatuhi hukuman mati pada tanggal 14 April 1997, dan dilaksanakan pada 17 Juni 2008.Penyebutan namanya masih menjadi penghinaan dan membuat jijik masyarakat Jepang.



8. Philip Onyancha


Dengan jumlah pembunuhan paling sedikit 17-19 orang, Philip Oyancha 32 th mengaku kepada polisi Kenya bahwa ia telah membunuh dan minum darah korbannya, diduga sebagai bagian dari ritual kultus.

Korbannya adalah perempuan dan anak-anak, dan ia mengklaim telah melakukan kejahatan di bawah pengaruh "roh jahat" yang membuatnya haus darah.

Dia menyatakan bahwa dia menyerang perempuan karena mereka lebih mudah untuk ditaklukkan, dan mengatakan, "Ketika kebutuhan akan darah mendesk, mereka adalah korban termudah."

Menurut pengakuannya, ia diinisiasi ke kultus darah dengan seorang dukun wanita yang membuatnya melakukan pembunuhan.

Dia telah menunjukkan pada polisi lokasi tubuh beberapa korban, dan mengaku ia bertujuan untuk membunuh 100 orang. "Target saya adalah membunuh 100 perempuan. Aku berhasil membunuh 17 dan ada 83 yang masih belum."



7 . Nico Claux


Nicola Claux, digambarkan sebagai "psikotik sadis" pada saat penangkapannya tahun 1994. Setelah diinterogasi, dia mengakui pembunuhan dan merampok kuburan.

Saat apartemennya digeledah, polisi menemukan sisa-sisa kerangka yang tidak teridentifikasi dan banyak darah yang dicuri dari bank darah lokal.

Ia sendiri mengaku kanibal, Claux akan makan daging mayat manusia. Claux diputuskan bersalah atas satu tuduhan pembunuhan dan kemudian dihukum 12 tahun penjara, meski terjadi perdebatan apakah ia waras atau tidak, tapi diyakini dia cukup bertanggung jawab atas tindakannya.

Setelah menjalani tujuh tahun hukumannya, ia dibebaskan dari penjara pada Maret, 2002



6. Marcelo de Andrade


Marcelo de Andrade adalah anak miskin, migran Northeastern dan dibesarkan di Rio de Janeiro Rocinha yang kumuh. Sebagai seorang anak, ia adalah korban kekerasan fisik dan seksual dan hidup tanpa air yang layak.

Sekitar April, 1991, ia memulai hobi membunuhnya yang akan berlangsung sembilan bulan dan mengklaim telah menghabisi 14 korban, yang semuanya anak laki-laki miskin.

Dia memperkosa semua korban dan mengaku minum darah mereka, mengklaim telah melakukannya untuk "menjadi rupawan seperti mereka".

Pola pikir sesat, pikiran yang sakit dapat terlihat dalam pengakuannya,
"Saya lebih suka anak laki-laki muda karena mereka rupawan dan memiliki kulit yang lembut. Dan Pendeta mengatakan bahwa anak-anak secara otomatis masuk surga jika mereka mati sebelum mereka tiga belas. Saya tahu itu, dan saya mendukung itu, dengan mengirim mereka ke surga ".


Sangat menarik untuk dicatat bahwa ia milik sebuah sekte Kristen, gereja avid goer, dan menyembah ibunya sendiri seperti orang suci. Dia sekarang berada dalam RSJ, dan telah ditangkap kembali setelah melarikan diri, pada tahun 1997.



5. Andrei Chikatilo


Juga dikenal sebagai Rostov Ripper dan pembunuh Shelter Belt, Andrei Chikatilo mengklaim korban pertamanya (seorang gadis berusia 9 tahun dengan nama Lena Zakotnova) pada tanggal 22 Desember 1978, dan berencana membunuh 52 jiwa.

Dia lolos dari penangkapan selama hampir 15 tahun. Mutilasi mata dan penghapusan lengkap atau sebagian dari organ seksual menjadi dua ciri khas dari kejahatan mengerikan itu.

Dia menargetkan remaja laki-laki dan perempuan, sering memperkosa dan mengorbankan mereka, serta minum darah mereka.

Ia akhirnya ditangkap dan dinyatakan bersalah atas 53 tuduhan pembunuhan. Selama persidangan, ia berperilaku tak menentu, berteriak kata-kata kotor dan pemukulan dirinya pada bilik jeruji dimana dia dikurung selama persidangan.

Ia menyatakan, "Aku adalah Seorang akibat kesalahan alam, seekor binatang gila." Dia dieksekusi pada tahun 1994.



4. James P. Riva


Ketika James Riva sudah 23 tahun dia menembak dan membunuh neneknya yang cacat sementara dia duduk di kursi roda, dan kemudian menusuknya beberapa kali di bagian hati. Pistol itu penuh dengan peluru emas dicat.

Dia minum darah yang menyembur dari luka-lukanya dan membakar rumahnya untuk menyingkirkan bukti.

Ia mengaku menjadi seorang vampir berusia 700 tahun yang perlu untuk minum darah, tapi dia juga mengaku neneknya juga vampir dan dia memberi makan dirinya pada malam hari saat ia tidur.

Dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat kedua, pembakaran, penyerangan . Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan pembunuhan, dan 10 sampai 20 tahun untuk pembakaran.



3. Mauricio Lopez




Ketika Mauricio Lopez menemukan bahwa keponakannya (Mariella Mendez) berselingkuh dengan suami kakaknya, Macario Cruz, ia memutuskan untuk mengakhiri masalah dengan darah milik Cruz.

Dia menikam Macario Cruz tepat di hatinya di depan Mendez dan keempat anaknya. Dia kemudian mulai mengisi gelas plastik dengan darah Cruz dan meminumnya sebelum pergi meninggalkan lokasi.

Dia sekarang menghadapi tuduhan mulai dari pembunuhan tingkat dua untuk penyerangan dan diperparah dengan senjata mematikan.



2. Daniel dan Manuela Ruda


Pada tahun 2001, pasangan jerman ini membunuh Daniel dan asistennya, menikam dia 66 kali, memukul dia dengan palu dan minum darahnya. Setelah itu, mereka berhubungan seks di peti mati Manuela.

Mereka mengklaim telah bertindak atas perintah iblis dan mengatakan mereka memilih korban mereka (bernama Frank Hackert, usia 33) karena dia lucu dan akan menjadi badut pengadilan yang sempurna untuk Setan selama persidangan.

Mereka bertindak benar-benar tanpa penyesalan, mengancam saksi dan berkedip simbol setan. Daniel Ruda dihukum selama 15 tahun dan istrinya selama 13 tahun.



1. Richard Chase


Richard Chase lahir di Santa Clara County, California, pada 23 Mei 1950. Dikenal sebagai "Vampir dari Sacramento", dia membunuh enam orang dalam rentang satu bulan, mengorbankan jasad mereka dan minum darah mereka.

Keluarganya bermasalah, Chase menunjukkan tanda-tanda masalah psikologis pada usia dini dan, kemudian, dirinya mendapatkan reputasi sebagai pengguna narkoba dan alkohol kronis selama masa remajanya.

Ia menjadi terobsesi dengan cairan tubuh, pernah dirawat di rumah sakit karena
keracunan darah kelinci yang ia suntikkan ke tubuhnya.

Dia melakukan pembunuhan pertama pada tanggal 29 Desember 1977. Dia akan berkeliaran dan memasuki rumah-rumah jika pintu tak terkunci, ia menganggap bahwa sebuah pintu terkunci adalah tanda bahwa mereka tidak diinginkan (untuk dikorbankan) tetapi pintu yang tak terkunci adalah undangan untuk masuk.

Pada tanggal 27 Januari, ia melakukan pembunuhan yang terakhir, membantai Evelyn Miroth 38 tahun, anaknya 6 tahun, Jason, dan keponakannya berusia 22 bulan bernama David.

Dia melakukan necrophilia dan kanibalisme dengan mayat Evelyn. Dia juga minum darah anaknya dan makan beberapa organ, termasuk otaknya.

Pada tanggal 8 Mei 1979, dia diputus bersalah dari enam tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan hukuman mati di kamar gas.

Dia ditemukan meninggal di sel penjaranya pada tanggal 26 Desember 1980, ia telah melakukan bunuh diri dengan anti depressants yang telah disimpannya selama beberapa minggu.

Cara Mengobati Mata Silinder

Pada hakikatnya banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengobati suatu penyakit, semisal adalah penyakit mata silinder, diantaranya :
1. Hindari atau mengurangi kebiasaan buruk pada mata anda
Mengurangi atau menghindari kebiasaan buruk pada mata sangatlah penting, guna memberikan mata anda waktu untuk beristirahat dan tidak memaksa untuk terus melihat atau membaca.
2. Memperhatikan kebersihan mata
Kebersihan mata juga senantiasa harus diperhatikan agar mata terlihat jernih dan tidak kelelahan. Untuk membersihkan kotoran pada mata anda, dapat menggunakan selembar kapas yang sudah direndam air hangat kemudian bersihkan mata anda dengan menyeka satu kali usap dari ujung luar hingga ujung dalam, ingat satu lembar kapas hanya untuk satu kali membilas mata anda jangan digunakan secara bergantian. Jangan menggunakan tissue untuk membersihkan mata, karena tissue hanya akan membuat iritasi atau luka pada mata.
3. Memisahkan handuk, bantal dan guling
Pisahkan guling, handuk dan bantal dari orang lain jangan digunakan bersama. Hal ini guna mencegah penularan bakteri yang ada pada orang lain.
4. Mengompres mata dengan air hangat
Sediakan waktu luang untuk mengompres mata anda, cobalah sesering mungkin melepas kacamata anda, agar mata anda tidak selalu bergantung pada kacamata. Jika anda sedang berada di rumah cobalah mengompres mata anda dengan air hangat beberapa saat untuk melenturkan otot-otot mata dari rutinitas dan keseharian anda dalam mengenakan kacamata.
5. Olahraga mata
Cobalah lakukan olahraga kecil untuk melatih mata anda, otot-otot mata akan menjadi lentur, membuka lensa mata anda agar mendapat oksigen baru. Dengan cara pandangan anda lurus kedepan, kemudian tekan kedua pelipis anda dengan kedua tangan anda, kemudian pijat perlahan memutar searah jarum jam. Kemudian ke bagian belakang bawah kepala anda, pijat perlahan. Melatih mata anda untuk melirik-lirik kanan-kiri.
6. Dengan operasi lasik
Ada beberapa penderita mata silinder yang melakukan operasi lasik untuk mengurangi bahkan menghilangkan tingkat silinder pada kontak lensa atau kacamata silinder dengan mengembalikan lengkungan kornea ke arah sejajar.
7. Mengkonsumsi suplemen tambahan
Penyakit mata juga dapat disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin, gizi dan nutrisi penting untuk mata. Mengkonsumsi suplemen tambahan juga dapat membantu menjaga kesehatan mata. Bila perlu mengkonsumsi ramuan herbal yang aman, efektif dan memiliki khasiat tinggi untuk membantu mencegah dan mengatasi penyakit mata silinder, misalnya dengan daun sirih atau daun melati. Caranya dengan :
- ambil beberapa lembar daun sirih, kemudian cuci bersih, masak dengan air mendidih, kemudian saring dan tunggu sampai dingin, setelah itu dapat anda pakai untuk membilas mata anda dengan merimbangi mata pada piring ceper kecil, efek yang ditimbulkan adalah rasa agak perih, kotoran mata ( belek ) keluar banyak, berair namun setelah itu mata akan terasa sejuk dan terang.
- beberapa lembar daun melati (bukan bunga melati) cuci bersih, tumbuk halus kemudian tempelkan pada mata anda dalam kering sampai beberapa saat ( lakukan pengobatan ini dalam beberapa waktu, jika dirasa mata anda mengalami perubahan yang positif ).

Penyebab Mata Silinder

Mata silinder atau Astigmatic-Eye merupakan gangguan mata dimana bentuk kornea dan atau lensa mata membentuk suatu lengkungan yang tidak sama, ada yang membentuk horizontal dan ada pula yang membentuk vertikal. Mudah sekali untuk mengenali bentuk mata silinder dengan mata minus (rabun jauh), caranya dengan memperhatikan bentuk bola rugby (bola soft ball) untuk mata silinder dan bentuk bola kaki yang bulat untuk mata minus.
Mata silinder dikatakan memiliki kesulitan cukup tinggi dibanding mata minus, hal ini dikarenakan kornea dan lensa mata silinder tidak mampu melihat dan membaca objek yang ditangkap oleh mata sehingga objek yang terlihat membentuk sebuah lengkungan atau bahkan adapula yang sama sekali tidak mengenali bentuk objek ( benda ) baik yang dilihat jarak dekat ataupun jarak jauh, suatu contoh cara mata silinder menangkap, melihat dan membaca objek benda :
- Apabila melihat huruf : O, C, D, G
- Dibaca seperti angka   : 3, 8, 6, 0
( cara membaca apabila mata silinder menangkap dan melihat objek suatu benda tanpa menggunakan alat bantu kacamata silinder, seperti melihat huruf O, maka dibaca seperti angka 3 ).
Dari kronologis diatas, dapat disimpulkan bahwa mata silinder sangat rentan dan bersifat bergantung pada sebuah lensa silinder, penyebab dari mata silinder itu sendiri, ialah :
1. Faktor keturunan atau genetika
Faktor keturunan selalu menjadi salah satu penyebab utama timbulnya suatu jenis penyakit, semisalnya mata silinder ini, penderita mata silinder memiliki kemungkinan adanya faktor keturunan dari salah anggota keluarga yang mungkin pernah atau menggunakan kacamata silinder. Namun pada umumnya besarnya turunan mata silinder besar adalah diatas 1,5 diopter ( 1,5 cm )
2. Radiasi cahaya
Mata sering digunakan lebih dari kemampuannya, sehingga anda memaksa mata untuk tetap aktif melihat padahal mata anda telah memberi suatu respon untuk beristirahat. Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat menjadi penyebab awal mata silinder, yakni radiasi cahaya yang ditimbulkan dari sinar radiasi TV, cahaya monitor komputer yang tidak dilindungi filter pelindung monitor, membaca dalam pencahayaan yang kurang atau pencahayaan yang lebih, membaca sambil tiduran, waktu istirahat yang kurang, sering begadang dsb.
3. Terkena penyakit mata tertentu, misalnya :
- Keratoconus / kornea yang membentuk kerucut
- Ptosis atau kelopak mata yang menggantung atau kesulitan untuk membuka salah satu kelopak mata
- Sering bisulan di sekitar area kelopak mata
- Pasca operasi mata
- Pasca trauma dari suatu kecelakaan yang mengenai mata
4. Kekurangan asupan vitamin penting
Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh terutama mata, karena mata merupakan salah satu indera tubuh yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Asupan nutrisi, protein dan lemak penting bagi kornea mata anda. Karena kornea dan lensa mata memiliki peranan penting dalam penglihatan.

Mata Silinder

Mata silinder termasuk penyakit mata yang sangat mengganggu seseorang yang memiliki mata silinder. Mata silinder yakni suatu keadaan dimana bola mata membentuk lengkungan yang tidak sferis pada kornea ataupun lensa mata, sehingga sinar sejajar yang masuk ke dalam mata tidak dapat dibiaskan dengan kekuatan yang sama pada seluruh bidang pembiasan, sehingga fokus benda pada retina tidak pada satu titik.
Penyebab umum dari mata silinder ialah kebiasaan buruk seperti membaca sambil tiduran, kurang asupan vitamin A, menonton televisi terlalu dekat dan biasanya penambahan dari penderita miopi.
Karateristik alamiah dari kornea adalah kornea yang membentuk multi lengkungan yang tersusun sistematik dan terdiri atas jaringan kolagen yang mempunyai indeks bias cahaya yang cukup tinggi. Sedangkan karakteristik lensa mata adalah bentuk lensa mata yang cembung yang dapat berubah sesuia kebutuhan dari pembiasan cahaya yang diterima yang kemudian disebut proses akomodasi mata.
 
Gambar pembiasan cahaya pada mata silinder


Penyakit mata silinder dapat dialami oleh siapa saja, paling banyak adalah usia belia dan remaja dewasa namun ketika memasuki usia dewasa muda tingkat minus atau dari lensa silinder akan menurun atau meningkat tergantung dari pemeliharaan kesehatan mata itu dan usia. Penderita mata silinder merupakan peradaban atau peningkatan dari penderita mata miopi ( rabun jauh ) yang semakin meningkatnya tingkat lensa minus yang digunakan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan dari penderita mata rabun jauh yang ditandai penurunan penglihatan pada suatu objek benda yang letaknya jauh. Pada umumnya penderita mata silinder paling banyak hanya satu mata saja.
Penderita mata silinder jika tidak segera diobati akan sering mengeluh sakit kepala, kelelahan mata dan penglihatan yang semakin menurun dan kabur meski benda berada dalam jarak dekat maupun jauh. Hampir semua penderita mata silinder mengenakan kacamata atau lensa kontak silinder atau dengan melakukan operasi dengan menggunakan laser untuk memperbaiki lengkung kornea mata

Sabtu, 07 September 2013

Perkembangbiakan dan Rekombinasi pada Bakteri

Perkembangbiakan dan Rekombinasi pada Bakteri
Bakteri berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan sel. 

Pada akhir pembelahan sel, membran plasma dan dinding sel tumbuh ke arah dalam yang membagi sel menjadi dua. Dinding sel yang baru kemudian memisahkan kedua sel anak. 

Bila dinding sel ini tidak memisah atau memisah kurang sempurna, maka akan terbentuk rantai/koloni bakteri.

Pada bakteri tidak ditemukan reproduksi seksual yang melibatkan peleburan sel gamet dengan diikuti pengurangan jumlah kromosom. Namun pada beberapa bakteri, terjadi permindahan bahan genetik dari satu sel ke sel yang lain. Sel yang memberikan bahan genetik disebut sel donor dan sel yang menerima bahan genetik disebut sel resipien. Penggabungan dua jenis bahan genetik ini disebut rekombinasi. Rekombinasi bahan genetik dapat terjadi melalui tiga cara, yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi.


Transformasi adalah pemindahan bahan genetik dari satu sel ke sel yang lain tanpa melalui kontak langsung. Pada keadaan tertentu (misalnya perlakuan dengan kalsium klorida/CaCl2) bakteri dapat mengambil potongan ADN dari luar sel secara langsung. Pemindahan materi genetik juga dapat berlangsung melalui perantaraan plasmid. Jika plasmid suatu bakteri masuk ke dalam bakteri yang lain maka akan terjadi rekombinasi. Contoh bakteri yang diketahui dapat melakukan transformasi secara alami adalah Haemophilus, Neisseria, Streptococcus, dan Bacillus.


Konjugasi adalah pemindahan bahan genetik dari sel donor ke sel resipien secara langsung melalui saluran konjugasi sehingga kedua sel saling berhubungan.
Melalui saluran konjugasi ini materi genetik sel donor berpindah ke sel resipien sehingga terjadi rekombinasi genetik. Tentu kamu masih ingat struktur pili pada permukaan sel bakteri. Pili inilah yang digunakan sebagai saluran konjugasi yang disebut pili seks.


Transduksi adalah pemindahan bahan genetik melalui perantaraan virus bakteri (bakteriofag). Coba kamu ingat lagi proses replikasi virus. Ketika terjadi sintesis partikel-partikel virus, sebagian kecil ADN sel inang dapat bergabung dengan materi genetik virus. Jika virus ini kemudian menginfeksi bakteri yang lain, maka fragmen-fragmen ADN bakteri yang terbawa dapat bergabung dengan ADN sel inang yang menyebabkan terjadinya rekombinasi.

Klasifikasi Jamur

Klasifikasi Jamur
Klasifikasi Jamur - Jamur dikelompokkan berdasarkan ciri-ciri spora yang dihasilkan dan bentuk tubuh buah yang terbentuk pada fase reproduktif. 

Jamur yang telah jelas menunjukkan tingkat seksualnya disebut jamur sempurna (fungi perfekti) sedangkan jamur yang belum jelas tingkat seksualnya disebut jamur tidak sempurna (fungi imperfekti). Mula-mula jamur dikelompokkan menjadi empat filum yaitu Phycomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Perkembangan sistem klasifikasi yang baru membagi jamur menjadi enam filum yaitu Chytridiomycota, Zigomycota, Glomeromycta, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. berikut uraiannya ;


Chytridiomycota meliputi sekitar 1.000 spesies yang sering dimasukkan ke dalam kingdom Protista karena menghasilkan zoospora berflagela. Hal ini sesuai dengan habitat utamanya di perairan dan tempat yang lembab. Namun demikian Chytridiomycota mempunyai struktur dan cara memperoleh makanan yang menyerupai jamur, sehingga para ahli biologi menganggap Chytridiomycota sebagai penghubung antara Protista dan Fungi. 

Chytridiomycota merupakan jamur yang sederhana, kebanyakan uniseluler namun beberapa jenis multiseluler, biasanya berinti banyak (senositik). Sebagian besar bersifat saprofit, namun ada yang parasit pada tumbuhan dan hewan. Chytridiomycota melakukan perkembangbiakan secara aseksual dengan membentuk zoospora berinti satu dan berflagel yang muncul di ujung belakang. Spora ini dibentuk pada sporangium. Perkembangbiakan seksual dengan peleburan planogamet, peleburan gametangium, dan persatuan antara hifahifa atau sel-sel yang bersesuaian.
Contoh:

a. Synchytrium endobioticum, merupakan pathogen pada umbi kentang yang menyebabkan umbi berbintil-bintil.
b. Hyzopydium couchii, merupakan parasit pada ganggang Spirogyra.
c) Olpidium viciae, merupakan parasit pada tanaman Vicia unijuga (kacang-kacangan sebangsa kara).
d) Physoderma zeamaydis menyebabkan noda pirang pada jagung.


Saat ini dikenal sekitar 600 jenis yang termasuk Zygomycota. Semua jamur ini hanya menghasilkan spora nonmotil (aplanospora) dan tidak menghasilkan spora kembara (zoospora). Hal ini menunjukkan kemajuan tingkat evolusi dari jamur primitif yang hidup di air menuju jamur yang lebih maju yang hidup di darat. Zygomycota banyak ditemukan di tanah lembab yang kaya bahan organik. Sebagian hidup sebagai saprofit dan yang lain merupakan parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia. 

Hifanya bersifat senosit yaitu tidak bersepta dengan inti haploid, terdapat hifa yang berfungsi sebagai penyerap makanan (rhizoid) dan penghubung (stolon). Zygomycota berkembang biak secara aseksual dengan membentuk spora tak berflagela atau aplanospora yangdibentuk dalam sporangium. Sporangium terletak pada ujung sporangiofor yang sering ditemukan bercabang-cabang.

Perkembangbiakan seksual dilakukan dengan konjugasi dua gametangium yang berinti banyak. Gametangium ini terbentuk pada ujung hifa. Setelah dua gametangium yang bersesuaian bersatu, dinding pertemuannya akan melebur dan kedua protoplas bersatu membentuk zigot yang berdinding tebal. Zigot mengalami masa istirahat dan kemudian menghasilkan sporayang disebut zigospora. Spora ini kemudian berkecambah,sebagian hifanya membentuk sporangiospora yang menghasilkan sporangium. Dari sporangium inilah dihasilkan ribuan spora yang disebarkan oleh angin.
Contoh Zygomycota adalah sebagai berikut.

a. Rhizopus stolonifer dan Rhizopus oligosporus terdapat pada ragi tempe.
b. Rhizopus oryzae terdapat pada ragi tape.
c. Entomophtora muscae parasit pada lalat.
d. Basidiobolus ranarum menyebabkan penyakit pada manusia.


Glomeromycota merupakan kelompok jamur yang sebagian besar bersimbiosis dengan tanaman yaitu membentuk mikoriza arbuskuler. Mikoriza merupakan bentuk jamur yang hidup dan bersimbiosis pada akar tanaman tingkat tinggi. Mikoriza membentuk hifa khusus yang tumbuh membentuk miselium yang melingkupi ujung akar. Beberapa jenis tanaman pertanian bergantung pada mikoriza untuk dapat tumbuh optimal.
Terdapat dua tipe Mikoriza, yaitu sebagai berikut.

a. Ektomikoriza, hifa jamur tidak menembus ke dalam akar (korteks) melainkan hanya sampai pada epidermis saja, contoh jamur yang berasosiasi dengan akar pinus.
b. Endomikoriza, hifa jamur menembus sampai ke bagian korteks, misalnya terdapat pada tanaman anggrek dan sayuran seperti kol dan bit.

Glomeromycota mula-mula termasuk dalam kingdom Zygomycota, tetapi Walker dan Schubler pada tahun 2002 memisahkannya menjadi kingdom tersendiri karena terdapat perbedaan dengan Zygomycota. Saat ini baru sekitar 150 jenis Glomeromycota yang telah diteliti. Ciri khas Glomeromycota adalah hidupnya selalu bersimbiosis dengan tumbuhan (tidak dapat hidup bebas), membentuk arbuskuler yang bercabang dikotomi pada akar tumbuhan), hifanya tak bersekat, dan menghasilkan spora multinukleat berukuran besar dan berdinding tebal. 

Arbuskuler merupakan struktur yang digunakan sebagai tempat pertukaran makanan antara jamur dan tanaman inang. Jenis lain membentuk struktur seperti balon pada akar inang yang disebut vesikel. Arbuskuler dan vesikel juga berfungsi sebagai tempat penimbunan hasil metabolisme jamur. Glomeromycota berkembang biak secara aseksual membentuk spora. Jika kondisi menguntungkan, spora berkecambah membentuk apresoria pada akar tumbuhan inang dan membentuk mikoriza baru. Reproduksi seksual pada Glomeromycota tidak ditemukan. 

Beberapa contoh Glomeromycota adalah : 
Glomus mosseae, G. claroideum, Archaeospora leptoticha, Sclerocystis, Acaulospora, dan Entrophospora.


Saat ini dikenal sekitar 15.000 spesies Ascomycota. Jamur ini hifanya kecil memanjang, diameternya sekitar 5 mikrometer yang bercabang-cabang membentuk miselium. Hifanya bersepta dengan satu sel terdiri satu nukleat (hifa uninukleat), namun pada beberapa jenis ditemukan hifa multinukleat. Dinding selnya tersusun atas zat kitin dan β-glukan. Ascomycota bersifat heterotrof baik sebagai saprofit maupun sebagai parasit dan sering bersimbiosis dengan organisme lain seperti Cyanobacteria membentuk lichen atau lumut kerak. Kelompok Ascomycota dicirikan oleh pembentukan askus sebagai tempat pembentukan askospora. Askus merupakan kantong tempat terbentuknya askospora, setiap askus berisi antara 2 – 8 askospora, yang kebanyakan hidup sebagai saproba dan parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

Sebagian Ascomycota berupa jamur uniseluler misalnya khamir atau ragi. Khamir tidak membentuk hifa, selnya berbentuk bulat atau oval yang dapat bertunas (berkuncup) sehingga membentuk rantai sel atau hifa semu. Khamir melakukan reproduksi dengan membentuk tunas yang diikuti pembelahan inti. Terbentuk dua inti sel, salah satu inti sel kemudian bergerak ke dalam kuncup sehingga terbentuk sel anak yang dapat memisahkan diri atau tetap bersatu membentuk koloni. 

Jika lingkungan kurang menguntungkan sel khamir berkembang biak secara seksual. Sel khamir dapat berfungsi sebagai askus yang berisi empat askospora haploid yang tahan terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Spora yang dihasilkan dapat berkecambah membentuk sel-sel kecil yang bulat. Kemudian sel-sel yang bersesuaian dapat melakukan peleburan membentuk sel diploid yang berukuran lebih besar.

Ascomycota yang lain berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri, membentuk tunas, fragmentasi, dan membentuk konidia. Konidia yang dibentuk dapat tunggal atau berantai panjang pada ujung hifa khusus yang disebut konidiofor.

Reproduksi seksual Ascomycota terjadi dengan konjugasi. Mula-mula hifa membentuk gametangia jantan (anteridium) dan gametangia betina (askogonium). Anteridium dan askogonium saling mendekat dan membentuk saluran yang disebut trikogin. Nukleus anteridium masuk ke askogonium membentuk sel dengan dua inti. Sel ini kemudian tumbuh membentuk hifa yang disebut hifa askogonium dan menghasilkan tubuh buah yang disebut askokarp. Di dalam askokarp 2 inti membelah secara meiosis menghasilkan 8 askospora yaitu spora yang dihasilkan di dalam askus.

Spora yang dihasilkan disebarkan oleh angin dan jika jatuh pada lingkungan yang sesuai akan segera tumbuh membentuk hifa dan dimulailah daur hidup jamur Ascomycota.
Berikut ini beberapa contoh jamur dalam kelas Ascomycota.

a. Piedraia hortai menimbulkan infeksi pada rambut manusia.
b. Saccharomyces cerevisiae digunakan untuk membuat bir, anggur, dan roti.
c. Candida albicans menyebabkan penyakit kandidiasis yaitu penyakit pada selaput lendir mulut, vagina, dan saluran pencernaan.
d. Aspergillus flavus menghasilkan racun aflatoksin.
e. Claviceps purpurea menghasilkan alkaloid dan zat psikotropika.
f. Penicillium notatum menghasilkan antibiotik penisilin.
g. Neurospora digunakan untuk membuat oncom dan berguna dalam penyelidikan genetika.


Jamur yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari sebagian besar termasuk dalam kelas Basidiomycota. Saat ini telah diketahui kurang lebih 12.000 jenis Basidiomycota dan tidak ada satu pun yang menyebabkan infeksi penyakit pada manusia. Kebanyakan Basidiomycota adalah saprobe dan parasit pada tumbuhan dan serangga. Beberapa jenis Basidiomycota enak dimakan dan aman, namun banyak ditemukan jenis yang menghasilkan racun mikotoksin yang dapat menyebabkan kematian jika termakan. Jamur yang dibudidayakan karena mempunyai nilai ekonomis disebut jamur. Basidiomycota jarang melakukan reproduksi aseksual, reproduksi seksualnya membentuk basidiospora yang terbentuk di luar basidium. Setiap basidium mengandung 2 atau 4 basidiospora, masing-masing berinti satu dan haploid. 

Seluruh basidiospora berkumpul membentuk tubuh buah yang disebut basidiokarp. Basidiokarp sering membentuk struktur seperti batang yang disebut stalk dan seperti payung yang disebut tudung. Hifanya bersepta dengan sel-sel berinti satu dan berkelompok padat membentuk semacam jaringan. Miselium pada Basidiomycota dapat dibedakan menjadi tiga macam.

a. Miselium primer, dihasilkan dari spora yang baru tumbuh 
Mula-mula miselium ini berinti banyak, kemudian terbentuk septa yang mengandung satu inti dan haploid.
b. Miselium sekunder, dihasilkan dari plasmogami atau persatuan dua hifa yang bersesuaian. Miselium ini berinti dua yang masing-masing haploid.
c. Miselium tersier, terdiri atas miselium sekunder yang telah bersatu membentuk semacam jaringan, misalnya membentuk basidiokarp dan basidiofor.

Beberapa contoh jamur dalam kelompok Basidiomycota adalah sebagai berikut. 

a. Volvariella volvacea (jamur merang), dapat dimakan dan banyak dibudidayakan.
b. Amanita phalloides menghasilkan racun phalin yang berbahaya.
c. Auricularia polytricha dapat dimakan.
d. Puccinia graminis menimbulkan penyakit pada tanaman tebu dan jagung.
e. Ustilago scitamanae parasit pada pucuk daun tanaman Graminae.


Deuteromycota meliputi jamur yang tingkat reproduksi seksualnya belum diketahui, sehingga disebut jamur tidak sempurna. Dikenal sekitar 15.000 jamur yang semuanya tidak melakukan reproduksi seksual. Kebanyakan Deuteromycota bersel banyak yang membentuk hifa tak bersekat, namun beberapa jenis merupakan organisme bersel tunggal yang membentuk pseudomiselium (miselium semu) pada kondisi lingkungan yang menguntungkan. Pada jenis-jenis tertentu ditemukan hifanya bersekat dengan sel yang berinti satu, namun kebanyakan berinti banyak. Deuteromycota berkembangbiak dengan membentuk spora aseksual melalui fragmentasi dan konidium yang bersel satu atau bersel banyak.

Deuteromycota bukan merupakan kelompok jamur yang sesungguhnya karena bila suatu jamur telah diketahui reproduksi seksualnya, akan dimasukkan ke dalam kelompok lain yang sesuai dengan tingkat reproduksi seksualnya tersebut.

Contohnya Monila sitophila dulu dimasukkan ke dalam Deuteromycota, namun setelah diketahui membentuk askokarp dan peritesium dimasukkan ke dalam kelompok Ascomycota.

Kebanyakan Deuteromycota parasit pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Berikut ini beberapa contoh Deuteromycota.

a. Alternaria parasit pada tanaman kentang,
b. Fusarium parasit pada tanaman tomat dan kapas.
c. Helminthosporium parasit pada tanaman padi dan jagung.
d. Diplodia parasit pada tanaman jagung
e. Verticillium banyak menyerang bibit tanaman.
f. Epidermophyton, Microsporium, dan Trichophyton menyebabkan penyakit dermatofitosis (penyakit pada kulit, rambut, dan kuku) pada hewan dan manusia.

Perkembangbiakan Jamur

Perkembangbiakan Jamur
Perkembangbiakan Jamur - Jamur berkembangbiak secara aseksual maupun seksual. Reproduksi aseksual dilakukan ketika sumber makanan melimpah dan reproduksi seksual dilakukan ketika sumber makanan sedikit atau lingkungan kurang menguntungkan.

Reproduksi aseksual yang paling sederhana adalah dengan fragmentasi talus. Fragmen-fragmen talus yang terpisah dapat tumbuh menjadi jamur yang utuh. Jamur uniseluler berkembang biak dengan membelah diri. Semua jamur dapat membentuk tunas atau kuncup. 

Kuncup berkembang dari permukaan hifa. Sel pada hifa tersebut kemudian mengalami pembelahan nukleus, satu nukleus mengisi kuncup dan nukleus yang lain tetap berada di dalam sel semula. Dalam satu hifa dapat dibentuk lebih dari satu kuncup sekaligus. Kuncup dapat segera melepaskan diri dari hifa induk dan tumbuh membentuk jamur baru. 

Perkembangbiakan aseksual pada jamur yang paling utama adalah dengan membentuk spora aseksual haploid (sering disebut mitospora yaitu spora yang dihasilkan dari pembelahan mitosis). Sebuah jamur dapat menghasilkan hingga lebih dari 12 milyar spora pada setiap badan buahnya, bahkan jamur yang lebih besar dapat mencapai ratusan milyar. Spora merupakan alat penyebaran yang utama pada jamur. Spora aseksual terdiri dari beberapa jenis.

1. Konidiospora atau konidium, yaitu spora yang dibentuk di ujung atau sisi suatu hifa. Konidium kecil bersel satu disebut mikrokonidia, sedangkan konidium yang besar dan bersel banyak disebut makrokonidia.

2. Sporangiospora, dibentuk di dalam kantong yang disebut sporangium yang terletak pada ujung hifa khusus yang disebut sprangiosfor. Sporangiospora ada yang dapat bergerak menggunakan flagella disebut zoospora dan ada pula yang tidak dapat bergerak disebut aplanospora.

3. Arthrospora atau oidium, merupakan spora yang terbentuk pada sel-sel hifa yang terputus.

4. Klamidospora, yaitu spora berdinding tebal yang dibentuk ketika keadaan lingkungan tidak menguntungkan bagi pertumbuhan jamur. Spora ini sangat tahan terhadap lingkungan yang ekstrim seperti kekeringan dan paparan bahan kimia.

5. Blastospora, merupakan kuncup atau tunas pada jamur uniseluler yaitu khamir.

Perkembangbiakan seksual pada jamur melalui beberapa tahap yaitu plasmogami, kariogami, dan meiosis. Jamur tidak mempunyai alat kelamin jantan dan betina, yang ada adalah hifa (+) dan hifa (–). Plasmogami merupakan proses terjadinya fusi dari dua protoplas dari sel-sel hifa (+) dan (–) yang bersesuaian. Plasmogami dapat terjadi melalui konjugasi, isogami, anisogami, oogami, gametangiogami, dan somatogami.

Setelah plasmogami, dihasilkan sebuah sel yang mempunyai dua nukleus (dikarion) karena nukleus dari kedua sel tidak langsung bergabung. Pada beberapa jamur periode dikarion ini berlangsung cukup lama. Dua nukleus itu kemudian mengalami kariogami (penyatuan nukleus) menghasilkan sel dengan nukleus diploid yang disebut zigot. Setelah terjadi kariogami, zigot yang terbentuk segera melakukan pembelahan meiosis menghasilkan spora-spora seksual yang haploid (spora seksual sering disebut meiospora). Beberapa jenis spora seksual adalah sebagai berikut.

1. Askospora, yaitu spora bersel satu yang dihasilkan dalam suatu kantong yang disebut askus.
2. Basidiospora, yaitu spora bersel satu yang dibentuk di dalam suatu badan menyerupai gada yang disebut basidium.
3. Zigospora, yaitu spora berdinding tebal yang dibentuk melalui peleburan dua ujung hifa reproduktif (gametangia) yang tidak dapat dibedakan jantan dan betinanya.
4. Oospora, merupakan spora yang dibentuk melalui peleburan gamet jantan yang dihasilkan anteridia dengan gamet betina yang dihasilkan oogonia. Oospora dibentuk di dalam oogonium.

Spora yang dihasilkan apabila jatuh pada lingkungan yang sesuai akan tumbuh membentuk hifa, kemudian bercabang-cabang membentuk miselium. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih tahan (adaptif) terhadap kondisi lingkungan.